Mobil Baru atau Bekas? Mana yang lebih menguntungkan?

Daihatsu Ayla

Mobil Baru atau Bekas? Mana yang lebih menguntungkan?

Belakangan ini pabrikan mobil semakin rajin meluncurkan mobil baru dengan harga terjangkau. Walau aturan LCGC (Low Cost Green Car) belum kunjung diterbitkan , namun hal ini tidak mengurangi niatan pabrikan untuk meluncurkan mobil murah terbaru. Belum lama ini mobil murah terbaru yang diluncurkan oleh kubu Toyota adalah Toyota Etios.

Bagi Anda yang sedang berniat untuk memboyong mobil pertama mungkin pernah bimbang ketika harus memilih antara mobil yang baru atau mobil bekas. Sebenarnya mana yang lebih menguntungkan? Mari kita simak beberapa plus dan minus ketika hendak memboyong mobil baru. :)

Plus-Minus Mobil Baru

Membeli mobil baru tentu asyik, tetapi kadang-kadang juga bisa menjadi membingungkan. Terlebih sekarang aneka macam merk, model dan tipe tersedia di pasaran. Harganya pun mirip-mirip. Bahkan ada beberapa model seperti Avanza dan Xenia, Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang tampilannya serupa tetapi tak sama.

1.Kondisi Gres

Memiliki mobil baru memang menyenangkan, mulai dari kondisinya yang sudah pasti prima, catnya kinclong mentereng, dan baunya yang masih harum. Pada dasarnya tidak ada yang perlu Anda khawatirkan, namanya juga mobil baru. Namun, tidak ada salahnya Anda mengecek eksterior dan interior mobil baru Anda sebelum menandatangani serah-terima.

Beberapa pabrikan memberikan garansi angka pada odometer nol kilometer , namun biasanya kondisi semacam itu dibatasi untuk mobil premium atau yang berharga diatas Rp.500 juta saja, selebihnya biasanya sudah pernah dijalankan untuk keperluan test drive.

Toyota_Etios

Mobil terbaru Toyota Etios, harga Rp.135 juta – Rp.161 juta

2.Biaya perawatan terukur

Kenikmatan dalam membeli mobil baru adalah biaya perawatannya yang ringan dan bisa diukur, apalagi semakin banyak pabrikan mengratiskan biaya jasa servis hingga 50.000km seperti misalnya Nissan dan Toyota. Artinya selama periode tersebut Anda cukup membayar untuk suku cadang yang diganti saja. Bahkan ada merk yang premium yang mengratiskan biaya jasa dan suku cadang hingga 5 tahun. Selain itu mobil baru juga dinaungi garansi. Garansinya berkisar mulai dari 3 tahun/100.000 km hingga 5 tahun/150.000 km mana yang tercapai terlebih dahulu.

Analisa_Investasi_TotalBiaya_Servis

Biaya Perawatan Mobil Baru

So, katakanlah Anda membeli mobil Nissan Evalia terbaru dan ingin menggunakannya selama kurun waktu 3th hingga 100.000km. Maka dari sejak awal pembelian kendaraan biaya servis sudah dapat diprediksi, sebagai contoh untuk mobil Nissan Evalia Anda cukup menyiapkan dana operasional sebesar Rp.7,5 juta (lihat tabel diatas). Paling-paling Anda tinggal tambah biaya sedikit untuk pergantian ban saja.

3.Premi Asuransi lebih rendah

Bagi perusahaan Asuransi, resiko kendaraan baru dianggap lebih rendah. Ya jelas, karena kondisi kendaraannya kan baru, sehingga persentase premi asuransi yang dikenakan menjadi lebih rendah ketimbang untuk premi asuransi kendaraan bekas. Untuk mobil “non-premium” (biasanya yang harganya Rp.500 juta kebawah) dikenakan premi sebesar 1,7%-3%, sedangkan bagi mobil bekas preminya bisa mencapai 3%-4% tergantung paket dan merk asuransi yang Anda pilih. Sebagai contoh untuk mobil sekelas Toyota Avanza Veloz bisa mencapai 2%xRp.180 juta = Rp.3,6 juta/tahun.

Plus-Minus Mobil Bekas

Mungkin dahulu mobil bekas hanya dilirik dikarenakan harganya yang murah jika dibandingkan dengan harga mobil baru. Namun seiring dengan hadirnya mobil-mobil murah pasar mobil bekas menjadi semakin tergerus. Sebab, jika bisa mendapatkan mobil baru dengan harga yang tidak jauh berbeda dengan harga mobil bekas untuk apa membeli mobil bekas?

Pemikiran seperti ini sah-sah saja, dan pada kenyataannya harga mobil bekas sempat terpukul dengan wacana kehadiran mobil murah LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. Namun, sesungguhnya mobil bekas juga memiliki beberapa keunggulan yang tidak bisa Anda dapatkan ketika memboyong mobil baru (syaratnya dengan harga yang sama). Apa saja itu? Mari kita simak berikut ini:

1.Fitur lebih lengkap

Nikmatnya membeli mobil baru tentu terletak pada bebasnya dari aneka “penyakit”. Namun jika mobil baru dibandingkan dengan mobil bekas dengan harga sama, sejatinya Anda bisa mendapatkan mobil dengan fitur yang lebih lengkap. Sebagai contoh jika Anda memboyong mobil Honda Brio terbaru sesungguhnya Anda bisa mendapatkan Honda Jazz dengan yang fitur lebih lengkap walau kondisinya bekas.

2.Kualitas lebih tinggi

Berbekal dana sebesar Rp.200 juta – Rp.300 juta mungkin Anda hanya bisa membeli small sedan seperti Honda City atau Toyota Vios. Namun berbekal dana serupa sesungguhnya Anda bisa mendapatkan mobil bekas premium dengan harga yang miring. Pilihannya pun beragam, mulai dari merk Audi, BMW hingga Mercedes-benz. Dengan membeli mobil bekas premium Anda bisa merasakan mobil dengan kualitas, keamanan dan fitur yang jauh lebih tinggi.

Toyota_Camry

Toyota Camry tahun 2005 bekas? 138 juta saja. Foto:www.autobild.co.id

Sebagai contoh  jumlah airbag yang lebih banyak , kualitas bodi yang lebih baik dan interior yang rata-rata sudah dilapisi dengan kulit. Selain karena kualitasnya yang lebih tinggi dan bekas orang “berduit”, maka kondisi unit bekasnya biasanya juga lebih baik ketimbang mobil bekas non-premium.

Jika berhasil mendapatkan mobil premium bekas yang berkualitas, bisa-bisa Anda serasa menjadi orang paling beruntung, namun jika mendapatkan unit dengan kondisi sebaliknya berhati-hatilah sebab biaya perawatan dan rekondisinya juga termasuk kategori “premium”.

3.Harga murah

Sejatinya mobil bekas berharga lebih murah, walau hal ini sangat tergantung pada merk, tipe, dan model yang Anda pilih. Sebagai contoh mobil BMW seri-5 E60 keluaran tahun 2005 sudah bisa Anda pinang dengan dana Rp.250 juta hingga Rp.350 juta (tergantung tipe).

BMW_Seri5

BMW 523i tahun 2006 bekas, 295 juta saja. Foto:www.kaskus.co.id

Depresiasi (penyusutan) tahunan yang besar pada mobil mewah menjadi alasan mengapa mobil premium bekas berharga renyah. Coba bandingkan harga BMW seri-5 E60 dengan harga barunya yang pada masa itu masih dilego dengan kisaran harga mulai dari Rp.700 juta – Rp.900 juta.

Jadi, pilih yang mana?

Sebelum memutuskan untuk memilih yang mana diantara mobil baru atau mobil bekas, untuk memudahkan sebaiknya kita menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini terlebih dahulu. Pertanyaan-pertanyaan ini yang akan menuntun kita dalam memutuskan pilihan yang terbaik. Pertanyaan apa saja itu? :) Mari kita simak berikut ini:

1.Budget

Pertama yang perlu diputuskan adalah soal budget, sebab budget akan langsung membatasi pilihan kita. Misal budget yang Anda siapkan sebesar Rp.200 juta, maka secara otomatis Anda sudah dapat mempersempit pencarian sehingga dapat langsung fokus dengan model-model yang tersedia dengan budget sebesar ini. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam menentukan pilihan.

2.Fungsi

Sesudah budget berhasil ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan fungsi dari mobil yang hendak dipinang. Apakah Anda mencari mobil keluarga, model sedan, hatchback praktis, ataukah model jenis SUV? Sebagai contoh, jika Anda adalah keluarga muda mungkin mobil keluarga bisa menjadi pilihan yang tepat, sebab membawa perlengkapan anak-anak tentu memerlukan space yang besar. Tapi bagaimana jika jalan seputar tempat tinggal Anda masih rusak-rusak? Maka mungkin model SUV bisa lebih mengakomodasi kebutuhan Anda ini, terlebih sekarang banyak SUV yang juga lega dan bisa menampung hingga 7 penumpang.

3.Masa penggunaan

Anda berencana untuk menggunakan kendaraan ini selama berapa tahun? Dengan mempertimbangkan masa penggunaan diawal dapat memudahkan Anda untuk menghitung berapa besar biaya perawatan yang perlu disisihkan setiap bulannya.

Bagi pembeli mobil baru biaya perawatan sudah jelas dan tinggal diikuti saja. Namun, bagi pembeli mobil bekas , siap-siap dengan biaya rekondisi dan biaya perawatan yang umumnya lebih tinggi sebab komponen yang aus jelas lebih banyak.

Sesudah pertanyaan diatas terjawab, pertanyaan selanjutnya adalah “Apa yang lebih penting bagi Anda dalam menentukan pemilihan kendaraan?”. Apakah itu fitur, kualitas dan keamanan walau kendaraan dalam kondisi bekas? Ataukah kemudahan servis, bebas pusing soal rekondisi dan perawatan kendaraan?

Sebab meminang mobil bekas menghabiskan lebih banyak waktu untuk berburu sparepart dan rekondisi kendaraan. Namun, jika meminang unit bekas premium tentu akan terasa lebih nikmat ketimbang membeli mobil baru yang minim fitur dan kualitas lebih rendah.

Bagaimana dengan Anda?

Ceritakan pengalaman Anda , yang manakah lebih menguntungkan bagi Anda. Mobil baru atau bekas? Kami nantikan komentar Anda disini. :)

Salam Analisa Investasi,

Inallius MaximuS

One Response to Mobil Baru atau Bekas? Mana yang lebih menguntungkan?

  • krisna says:

    Mohon ijin rembuk, menurut saya mobil bekas lebih menguntungkan.
    Alasan :
    1. Mobil bukan barang investasi yang nilainya akan naik tapi akan turun. JIka kita beli bekas maka harga sudah turun
    2. Seperti tulisan Pak Inallius dengan membeli mobil bekas maka dengan nilai uang yang sama kita bisa mendapat kualitas lebih baik
    3.Beberapa mobil lama memiliki kualitas komponen yang lebih baik ( plat body lebih tebal, bumper besi shg lebih kuat jika ada benturan dibanding mobil sekarang bumper fiberglass)
    4. Teknologi mesin dahulu ( non computerized) menjadi lebih mudah diperbaiki jika ada gangguan di perjalanan. Montir konvensional bisa memperbaiki
    sekedar pendapat ane, mungkin ada pendapat lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

About Me

Selamat Datang di Analisa Investasi!
Hi , perkenalkan nama saya Inallius Maximus, penulis dan pendiri situs AnalisaInvestasi.com.

Di AnalisaInvestasi.com tujuan kami hanya satu, yaitu ikut mencerdaskan bangsa dengan pengetahuan seputar dunia investasi dengan cara yang mudah dan menyenangkan.


Untuk itu pada situs ini kami akan kupas tuntas analisa investasi independen kami mulai dari investasi pada properti, mobil, emas, surat berharga hingga saham !

Contact Me
Badgev2.0

Email me Inalliusmaximus[at]analisainvestasi.com

Follow Me
Archive
Article Calendar
April 2013
M T W T F S S
« Mar    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Copyright

© 2012 by Inallius MaximuS.

You're welcome to link to this site or use a single image and brief description to link back to any post. Republishing posts in their entirety is prohibited without permission.